Beranda / Pangkalpinang / Pemkot Akan Terapkan Sanski Bagi Masyarakat Buang Sampah Sembarangam

Pemkot Akan Terapkan Sanski Bagi Masyarakat Buang Sampah Sembarangam

Harininews.com-Pangkalpinang
Pemerintah Kota Pangkalpinang
menggiatkan gotong royong membersihkan sampah yang ada di pinggiran Jalan Jalur Dua Wilayah Kelurahan Air Kepala Tujuh Kecamatan Gerunggang.

Kegiatan dipimpin langsung Walikota Pangkalpinang Prof H Saparudin bersama seluruh jajaran OPD, camat lurah, RW dan RT serta masyarakat sekitar, Jumat 2 Oktober 2026.

Walikota mengemukakan bahwa di sekitar sepanjang jalan area ini kerap kali masyarakat membuang sampah di pinggir-pinggir jalan ini.

‘Kami himbau kepada masyarakat di sekitaran jalur dua Air Kepala Tujuh ini agar tidak membuang sampah di pinggir-pinggir jalan di jalur dua ini,” ungkap Saparudin.

Bahkan tegas Saparudin mengatakan kedepannya akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah di sepanjang area jalan jalur dua.

“Di area sepanjang jalan jalur dua, akan kita tempatkan petugas yang ada di kecamatan maupun Sat Pol PP untuk menangkap warga yang membuang sampah sembarangan di area sini,” jelasnya.

Saparudin menjelaskan bahwa akan ada petugas yang mengawasi di sepanjang lokasi jalur dua di Air Kepala Tujuh.

“Mengenai waktunya tidak akan kita beritahu. Kalau diberitahu nanti mereka menghindar,” katanya

Menurut Saparudin bahwa di lokasi sepanjang jalur dua ini sudah dipasang CCTV dan spanduk peringatan juga sudah dipasang.

Namun masyarakat masih saja membuang sampah sembarangan di sini.

“Maka kita akan lakukan penegakan ya, yang lebih persuasif. Namun penegakannya lebih kuat lagi,” kata Walikota

Lebihlanjut Saparudin menambahkan bahwa di jalan jalur dua Kecamatan Gerunggang ini ramai dilewati kendaraan.

Sehingga ada di beberapa titik tempat orang yang membuang sampah sembarangan di wilayah Kecamatan Gerunggang seperti Jalan jalur dua,
Jeramba Gantung, di ujung Tua Tunu dan dekat SDN 3, yang ada turunan dari Dealova itu.

“Semua titik-titik tempat orang buang sampah sembarangan. Ya sudah, kita pantau,” ujarnya.

Walikota mengatakan bahwa tong sampah sudah disediakan , namun masih buang sampah di sembarangan.

Mungkin kata Saparudin bahwa memang itu karena polanya.

“Harusnya masyarakat menyadari bahwa sampah menjadi penyebab berbagai hal. Sampah menyebabkan saluran-saluran air jadi tersumbat. Nanti kalau musim hujan, banjir, kan? Nah, kemudian sampah bisa pencemaran udara, bisa menyebabkan sakit,” ujanya.

Bahkan dengan adanya sampah yang berserakan bisa membuat lingkungan menjadi tidak nyaman dan membuat dari keseharian merasa tidak nyaman.” (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *